
BUDI DAYA POHON JABON
INVESTASI YANG MENGUNTUNGKAN
Budi Daya Tanaman Jabon
1.TENTANG POHON JABON ( Anthocepalus cadamba )
Jabon
(Anthocepalus cadamba)
Di Indonesia Jabon dikenal sebagai kelempayan. Tanaman ini terdapat di pulau Jawa, Sumantera, Kalimantan, Sumbawa dan Irian Jaya. Tanaman yang termasuk famili Rubiaceae ini tumbuh baik pada ketinggian 0 – 1000 m dpl
Jabon adalah jenis pohon cahaya (light-demander) yang cepat tumbuh. Pada umur 3 tahun tingginya dapat mencapai 9 m dengan diameter 20 cm. Di alam bebas, pohon Jabon pernah ditemukan mencapai tinggi 45 m dengan diameter lebih dari 100 cm.
Sekilas tentang jabon
Jabon adalah Tanaman Kayu Keras yang cepat tumbuh, pada usia 5-6 tahun lingkar batangnya bisa 40 sampai 50 cm, diameter Pertumbuhan antara 5-10 cm/tahun. Batangnya bebas cabang sampai 60%, warna kayunya kuning terang sampai putih, kayunya mudah dikeringkan, Permukaannnya halus hingga kasar, kayunya mudah dipaku, di bor dan di lem, susutnya rendah.
Manfaat Kayu Jabon : .
1. Kayu Jabon dapat digunakan untuk korek api, Slet (pinsil), sumpit sebab kayu jabon ringan, bahan kerajinan tangan
2. Sebagai Peti pembungkus atau peti kemas selain mempunyai keteguhan gesek, keteguhan pukul dan cukup ringan.
3. Kayu Jabon juga dapatdi gunakan sebagai bahan baku kertas (pulp) dikarenakan mempunyai sifat kimia yaitu memiliki kandungan selulosa cukup tinggi ± 52.4% dan panjang serat 1.979.
4. Kayu jabon sebagai veneer atau bahan baku kayu lapis (plywood) karena memiliki serat yang harus, berat kayu tergolong ringan, pada umumya bentuk batang silindris sehinnga tidak bayak bahan yang terbuang sewaktu masuk mesin rotary (pengupasan). Dan memunyai tingkat keuletan sehigga veneer yang di hasil kan tidak mudah robek atau patah mengingat panjang serat cukup tinggi. Untuk sekarang ini banyak di gunakan seperti yang di gunakan pada salah sayu perusahaan plywood di kab Cirebon jawa barat.
2. PROSPEK BISNIS TANAMAN POHON JABON
Kebutuhan kayu Jabon akan terus meningkat akibat efek dari kebijakan pemerintah, tentang pelarangan penebangan kayu dari hutan alam, namun disamping itu sisi baiknya, Pemerintah Menerbitkan PP No.6 Tahun 2007 tentang HTR Hutan Tanaman Rakyat, salah satunya adalah HTR Pola mandiri , untuk jenis tanaman masyarakat diberi kebebasan dalam memilih, namun disarankan tanaman yang mempunyai daur (umur) pendek 8 tahun, memiliki nilai ekonomi tinggi serta mudah dalam pemasarannya
Prospek bisnis budi daya jabon sangat menguntungkan. Seiring dengan Kebutuhan kayu nasional yang mencapai lebih dari 60 juta m³/tahun menjadi latar belakang adanya peluang bisnis yang menarik untuk dikembangkan dan kenaikan harga jual kayu jabon,
Pendapat yang sama juga disampaikan Menteri Kehutanan MS Kaban terkait soal upaya pemerintah dalam mengantisipasi semakin menyusutnya ketersediaan kayu, dengan mengembangkan hutan tanaman industri dan hutan tanaman rakyat, serta kayu perkebunan.
Masih terkait dengan keterpurukan industri kayu lapis, data yang dihimpun Asosiasi Panel Kayu Indonesia (Apkindo) hingga akhir April 2006 menunjukkan bahwa dari 128 industri yang terdaftar, hanya tersisa 53 pabrik yang masih produksi, 26 pabrik berhenti sementara, dan sisanya 49 pabrik berhenti total .
Sebanyak 53 pabrik yang saat ini masih beroperasi, bahkan kapasitas produksinya tidak maksimal atau bisa dikatakan seadanya.
Sedangkan kebutuhan kayu dunia semakin meningkat dari tahun ke tahun, sementara hutan di Indonesia semakin kritis. saat ini Jabon merupakan kayu yang cukup populer sebagai bahan baku vinir, kayu lapis, dan pulp.
a) NILAI EKONOMIS
Budidaya tanaman jabon akan memberikan keuntungan yang sangat menggiurkan apabila dikerjakan secara serius dan benar. Perkiraan dalam 5 – 6 tahun mendatang, diperoleh dari penjualan 1000 pohon berumur 5 – 6 tahun dengan hasil kayu sebanyak 800 – 1.000 m3 per ha. Prediksi harga jabon pada 5 tahun mendatang Rp1,2-juta/m3. Dengan harga jual Rp1,2-juta per m3 dan produksi 800 m3, maka omzet dari penanaman jabon mencapai Rp960-juta per ha. Saat ini harga per m3 jabon berumur 4 tahun mencapai Rp716.000; umur 5 tahun, Rp837.000. Andai harga jabon tak terkoreksi naik alias Rp716.000 per m3, maka omzet dari budidaya jabon ‘hanya’ Rp572.800.000. Biaya penanaman dan pemupukan selama 5 tahun diperkirakan Rp. 30.000 / batang . sehingga kalau kita lihat dari asumsi ini Tanam Jabon sangatlah menjanjikan baik dari segi keuntungan maupun waktu yang tidak terlalu panjang dalam berinvestasi.
b). PELUANG INVESTASI
"Menanaman Pohon Jabon Bagaikan Menanam Batangan Emas Diladang Kita Sendiri" sebab kebutuhan kayu akan terus meningkat, dan saat ini pemerintah melarang penggunaan kayu bulat hasil tebangan hutan alam, akibatnya banyak industri tutup akibat kekurangan pasokan kayu, jadi pada masa mendatang, harga kayu jabon akan semakin meningkat terus, seiring dengan Menipisnya kayu baik di pulau Jawa dan Kalimantan.
c). HARGA KAYU JABON
Harga Kayu Jabon pekubik pada tahun 2009
- Midle 30 - 39 Rp. 1.000.000,-
- Midle 40 - 49 Rp. 1.100.000,-
- Midel 50 Up Rp. 1.200.000,-
Contoh Perhitungan Investasi Kayu Jabon:
Dengan pola kerjasama dengan Paguyuban Jabon Mandiri , Fee jasa pengurusan 20%, perhitungan di bawah ini masih perkiraan-perkiraan standar/asumsi.
(a). Asumsi
1). Area tanah 1 Ha milik sendiri
2). umur investasi 5-6 tahun.
3). harga kayu jabon Rp.800.000/kubik
4). Biaya panen Rp.100,000/m3
(b). Hasil Panen Jabon:
1).1 Ha dengan jarak tanam 2×3 maka akan jadi 1.100 pohon, jika 1 pohon menghasilkan 1 kubik maka jumlah hasil panen 1.100 kubik
2).Hasil panen 1.100 kubik x Rp.800,000 = Rp.880,000,000
(c). Pengeluaran:
1).Biaya land clearing, penanaman, pemeliharaan dan keamanan selama 5 tahun Rp52.493.465.00
2).Biaya panen 1,100 kubik x Rp100.000 = 110.000.000
3). Jumlah pengeluaran Rp.52.493.465 + Rp.110.000.000 = Rp.162.493.465
(d). Keuntungan Investasi
Hasil panen – Pengeluaran >>Rp.880.100.000 – Rp.162.493.465 = Rp.717.657.765,00
Fee Paguyuban 20% x Rp717.657.765 = Rp.143.531.557,00
Penerimaan/hak Investor = Rp.574.126.208,00
Catatan :
- 1. Panen dilakukan pada tahun ke 5
- 2. Harga penjualan, nilai biaya adalah estimasi, sedangkan item kegiatan adalah tetap
- 3. Rincian realisasi kegiatan akan dilaporkan dalam laporan kegiatan
- 4. Jumlah biaya pengeluaran yang dikeluarkan oleh investor ( asumsi Rp.162.493.465) akan dikembalikan kepada investor.
(e) . APA KEUNGGULAN KAYU JABON.
- Batang Jabon bisa tumbuh dengan diameter 10 cm / tahun, (lebih cepat dari kayu albasia) batangnya lurus keatas, kayu jabon tidak mudah susut.
- Siap panen dalam waktu kurnag dari 5 tahun, biasanya 4 tahun sudah dipanen
- Tidak perlu memotong cabangnya karena cabang bisa memotong sendiri/ rontok sendiri.
- Jabon dapat tumbuh di tanah liat, dapat tumbuh di tanah lempung bahkan juga dapat bertumbuh di tanah berbatu
- Sekali tanam dapat dipanen 2 – 3 kali, karena tunasnya dapat cepat tumbuh.
- PERAWATAN MUDAH
- PEMASARAN MUDAH, sangat dibutuhkan oleh industri kayu lapis, itu dikarenakan kayunya berwarna putih agak kekuningan dan tanpa terlihat seratnya, selain kayu lapis industri lain siap menyerap diantaranya industri meubel, pulp, produsen peti buah, mainan anak-anak, korek api, Alas sepatu, Papan, Tripleks
- Prediksi harga jabon pada 5 tahun mendatang Rp1,2-juta/m3
3.TEHNIK TANAM JABON SUPER & TANAMAN TUMPANG SARI
Tanaman Jabon merupakan tanaman keras yang cepat dalam menghasilkan uang bagaikan menanam Emas batangan dilahan sendiri . .
Tanaman ini bisa mencapai hasil yang maksimal asalkan dalam tehnik menanam dilakukan dengan cara yang benar baik jarak dan cara pemupukan nya selama dibudidayakan +/- selama 5-6 th , Adapun Jarak yang ideal dalam budidaya jabon adalah sbb :
Dalam 1 Ha tanah dapat ditanami Pohon Jabon sebanyak :
Ukuran 3 X 3 M = 10,000 : 9 = 1,110 pohon
Ukuran 3 X 4 M = 10,000 : 12 = 833 pohon
Ukuran 4 X 4 M = 10,000 : 16 = 635 pohon
Ukuran 5 X 4 M = 10,000 : 20 = 500 pohon
Bila Tanaman Jabon yang kita budidayakan dapat lebih berdaya guna , maka kita bisa tanam tumpang sari di sela - sela tanaman jabon ( Yang paling baik setelah jabon berusia > 6 Bulan )
Dengan Tumpang sari : Kates, Nilam, kunyit, jagung, cabe dll
Tumpang sari kates : .
Bila ditanam pada model tanaman 4 x 5 m / 4 X 4 M / 3 X 4 M
- Tanaman Jabon 625 Pohon
- Tumpangsari Kates seperti pada gambar sebanyak 574 Pohon
Bila ditanam Jarak 3 x 3 M
- Tanaman Jabon : 1.110 Pohon
- Tumpangsari : Nilam, kunyit , Nanas
Sumber data : artikel di internet dan sumber lainnya












